Jumat, 23 September 2022

Bukan Aku Tak Sayang

 Bukan Aku Tak Sayang

Teringat masa kecil.  Bagai disambar petir seolah tak percaya. Ketika aku pulang dari desa dimana aku mengajar. Ibuku pun menyediakan makan untukku. Betapa seorang ibu memberi kasih perhatian pada  anaknya yang sengsara. Ibuku bercerita bahwa ia kedatangan tetangga depan rumah, orang terpandang dan kaya. Ibu mengatakan bahwa orang itu telah menetapkan putusan hatinya untuk meminta ibu agar aku sebagai putranya mau menikah dengan putrinya yang cantik jelita. 

Ibu juga sekan tak percaya, namun ketika tetangga depan rumah yang terhormat itu mengatakannya berulang, ibuku sadar bahwa aku pilihannya. Maka dengan terpaksa ibu mnyampaikannya padaku dan meminta keputusanku. Bahkan anak perempuan yang masih mahasiswa itu pun telah mau menerimaku bukan semata menurut orang tua tetapi juga karena baktinya kepada orang tuannya. 

Aku tak bisa begitu percaya dengan perkataan, jangan-jangan Ibu cuma berangan-angan. Aku hanya tertawa mengalihkan pembicaraan dan ketika ibu mendesak, meyakinkan bahwa orang yang memintaku untuk menjadi menantunya adalah sungguh-sungguh, aku hanya diam seakan tak percaya  ini terjadi.

Lalu aku terdiam dan merenung. aku hanya seorang pemuda dengan pekerjaan menjadi guru sekolah dasar bergaji rendah. Aku sadar aku banyak kekuranganku, aku hitam dan buruk rupa. Tetapi ibu mengatakan yang sebenarnya. 

Setelah berfikir sehari aku katakan untuk tidak menerima permintaan yang tulus dari tetanggaku. Buka karena aku sombong dan atau karena tidak suka, tetapi aku rumangsa, aku anak orang miskin pekerjaan kecil dan tak pantas bersanding dengan gadis cantik anak orang kaya dan sangat terhormat di desaku.

Akhirnya kuputuskan untuk tidak menerima walau berat hati. Bukan karena apa-apa karena aku sayang pada ibu, aku menghargai kedua orang tuaku aku tidak gila kecantikan dan kekayaan. Meskipun ia dengan niat baik , tetapi perbedaan yang tak wajar akan membuat kepedihan. Walau pun ia cantik dan berbudi baik. Karena itu aku katakan "tidak" dan meminta ibu menyampaikannya pada tetanggaku yang telah berbuat baik secara baik-baik. 

Akhirnya ibu mau menerima penjelasanku dan justru bangga pada anaknya.

Dari semua itu hingga aku tidak heran dengan kecantikan seseorang, tidak juga pada seorang gadis dalam kasih tak sampai, meski sering menggangu hati. Bersyukur bahwa Allah menunjukan yang terbaik. Aku mendapatkan istri yang cantik dalam ukuranku. Dan ternyata aku diberikan anak-anak yang terbaik juga. 

Kini aku berterima kasih pada ibu, Ibu telah memberi pelajaran berharga untukku selamanya. Salah satunya aku tidak pernah silau kepada kecantikan seseorang. 

(Bukan aku tak sayang, Rg Bagus Warsono 2016).

Selasa, 20 September 2022

Akar Rumput (Grass Roots)

 Akar Rumput (Grass Roots)

Dalam arti harfiahnya akar rumput adah akar yang menjalar dan bisa memunculkan pohonnya sendiri dan menjadi rumput yang lepas dari induknya.

Arti farfiah itu sekaligus arti akar rumput dalam bahasa politik. Seperti sekarang ini akar rumput mulai menjalar jelang 2024. Ia bisa bergerombol bersama induknya dan bisa juga terpencar dengan tanpa batuan induknya. Bahkan jika akar yang menyatu dengan induknya terputus pun, akar rumput bisa menumbuhkan/trubus pohon rumput yang tak lagi berhubungan dengan pohon induk.

Sayang sekali jika ini terjadi di sebuah partai besar yang memiliki akar rumput yang menjalar hingga selapangan luas jika mereka terbakar dan putus akar. Akibatnya pohon induk tak lagi memiliki kekuatan dan mudah di cabut atau mati karena kurangnya asupan makanan dari rantai rumput-rumput kecil.

Kenapa akar rumput begitu penting bagi sebuah partai. Karena akar Rumput lah yang membuat induk besar. Jika sebaliknya maka tunggu tanggal waktunya induk akan layu karena kekurangan asupan dari akar dan kering lalu mati.

Jadi akar rumput perlu diperhatikan jika sebuah partai ingin langgeng, jika tidak hanya papan nama yang rapuh penuh karat.

Karena itu para elit partai perlu mengkaji akar rumput. Sebab bila tidak induk akan digembosi dan kering lalu hangus tak berarti.

Elit partai yg keras kepala tinggal tunggu tanggal mainnya. Ia akan digembosi dan perlahan lahan mengecil dan merana. (rg bagus warsono)


Hebatnya Surya Paloh di Pasar 2024

 Hebatnya Surya Paloh di Pasar 2024

Oleh Rg Bagus Warsono

Surya Paloh memiliki nalar sendiri sebagai tokoh politik nasional melihat Calon Presiden 2024. Ketua Umum partai Nasdem itu bisa menjadikan partainya memiliki nilai tersendiri. Dengan 10,26 prosen dari ketentuan 20 prosen presiden tuan threshold Nasdem bermain cantik. Tidak hanya itu, ia berusaha berada di hati masyarakat dengan berusaha menyelamatkan calon pemimpin bangsa yang ada di hati rakyat saat ini. Ini berarti Surya Paloh sekaligus mempromosikan partainya di masa depan.

Kita tahu bahwa keinginan rakyat memilih   calon presideb tak semua diakomodir oleh partai politik. Bahkan diantaranya terdapat calon presiden yang bukan kader partai apa pun.

Surya Paloh yang jeli menatap dinamika politik Indonesia ini tlah menjawab dengan ditetapkannya 3 bakal calon presiden pada 17 Juni 2022 hasil konvensi partai tersebut. 

Tentu saja nama-nama yang telah ditetapkan membuat kaget para ketua partai. Pasalnya Surya Paloh tidak mengusung orang partai Nasdem sendiri, justru malah memilih tokoh dari kader PDI yang saat ini menjabat Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dan dua diantaranya tokoh bukan  Kader Partai Anis Baswedan dan Jendral Andika Perkasa.

Terutama penetapan Nasdem pada Ganjar Pranowo sebagai bakal calon presiden yang berasal dari kader PDI itu membuat kaget para pemimpin partai PDI yang tidak mengusung Ganjar. Meski ganjar sendiri mengatakan menerima apa pun keputusan ketum Megawati, tetapi tetap saja membuat kekecewaan PDI terhadap Nasdem terutama Surya Paloh.

Buntut itu semua kemudia terjadi peristiwa yang dimulai Surya Paloh menghadap Jokowi yang memberikan isyarat tertentu. Kemudian diperintahkannya Puan Maharani oleh Megawati untuk berkunjung Menemui Surya Paloh.

Dari peristiwa itu, Surya Paloh telah memainkan peranannya sebagai play maker yang mumpuni.

Sebelum penetapan tiga bacapres itu, Surya Paloh juga kedatangan SBYvm yang disusul kemudian AHY dengan maksud yang sama. Namun keputusan Itu telah resmi dan keputusan itu memiliki kunci prediksi siapa Capres 2024 nanti. 

 (Bersambung)

Rajin Membaca

 Rajin Membaca

Aku bisa menggambar bangunan gedung seperti layaknya arsitektur. Tapi aku bukan insinyur bangunan. Aku juga bisa melukis naturalis seperti Dullah, tapi aku bukan pelukis. Aku juga bisa bermain musik melodi, seperti Artur Kaunang, tetapi aku bukan musisi. Aku juga bisa membatik tetapi aku bukan perajin batik. Aku bisa menyanyi keroncong seperti Sam Saimun tetapi aku bukan biduan. Aku bisa berdagang tetapi aku bukan pedagang. Aku bisa memasang batu bata mendirikan bangunan atau membuat perabot kayu, tetapi aku bukan tukang  batu/kayu. Dan aku juga memahami politik seperti Soetardji Soeryogoeritno, tetapi aku bukan politikus. Aku juga bisa membaca garis tangan tetapi aku bukan dukun peramal.  Bersyukur aku mendapatkan ini semua untuk hidupku dan keluargaku. Dan doa serta terima kasih kepada kedua orang tuaku. Satu kata yang slalu diingat dari kedua orang tuaku yaitu  "Rajin Membaca" Sehingga selalu ada jalan mempertahankan hidup keluargaku. (rg bagus warsono).



Jumat, 16 September 2022

Masih Ada Waktu,

 Masih Ada Waktu,

Sebagaimana syair puisi dan dinyanyikan oleh penciptanya Ebit G Ade,  jika kita diberi hidup masih ada waktu untuk berbakti. Padahal Ebiet mencipta puisi ini ketika masih muda namun betapa ia memiliki jangkauan panjang dan memahami betapa hidup kita tak tahu kapan berakhir.  Bisa seketika dan bisa panjang usia jiia diberi waktu. Waktu itulah yang menjadi dasar Ebiet untuk direnungkan dan dipahami oleh kita semua. Bahwa jika masih diberi waktu manfaatkan sebaik baiknya adgar kita meninggalkan bekas abadi. 

Masih ada waktu kita sebagai penyair untuk terus berupaya meninggalkan bekas dengan berkarya nyata. Yaitu terus menulis selagi kita bisa. Masih banyak garapan-garapan dalam sastra Indonesia yang perlu ditulis seiring zaman yang semakin sulit ini. 

Puisi bukan hanya merupakan tulisan sastra semata tetapi juga catatan sejarah kita dan lingkungannya serta catatan negeri ini dan kehidupan serta alamnya. Puisi bisa berada dimana-mana di kehidupan ini.  Makna ini lah yang menjadikan puisi begitu memiliki derajat tinggi sebagai kesusastraan yang memiliki arti yang sangat dalam. 

Masih ada waktu untuk berbuat berkarya tulis jika kita masih diberi waktu. Inspirasi itu bisa saja datangnya dari pergaulan kita meski lewat media onlin seperti fece book ini. Karena yakin pertemanan dan persaudaraan kita dalam suatu ikatan puisi artiya  kita berada dalam pusaran orang-orang baik. Inspirasi itu timbul dengan kita berkomunikasi. Dari ini semua timbul; ide-ide yang dapat melahirkan karya sastra yang unggul. (Rg Bagus Warsono)



Kamis, 08 September 2022

Menjawab pertanyaan apa antologi bersama dengan peserta ribuan penyair.

 Menjawab pertanyaan apa antologi bersama dengan peserta ribuan penyair.

Antologi bersama semakin banyak peserta juga tidak semakin menguntungkan buat peserta. Pertimbangan-pertimbangan itu adalah:

a) Penyair menganggap puisi yang bagus adalah puisi seseorang yang dikaguminya dan puisi karya sendiri. Jangankan masyarakat pembaca, penyair dalam antologi bersama itu juga pilih pilih membaca puisi dari antologinya sendiri. 

b) Tiap Penyair itu butuh popularitas, judul antologi yg bersifat umum kurang menggelitik dibanding pilihan lain antologi tunggal atau antologi bersama dengan judul menarik.

c) Antologi bersama jelas memberi kebersamaan, mengangkat nama penyair begitu banyak adalah beban buku itu sendiri.

Contoh Penulis melihat buku Antologi Bersama Kartini th 2012 berhasil mengangkat semua nama penulisnya yang kini mapan sebagai perempuan penyair nasional. Karena memenuhi idealnya antologi bersama baik isi (mutu), tujuan, sasaran, dan siapa2 penulisnya terseleksi dengan baik.

d) Anggapan jumlah peserta banyak adalah anggapan bahwa buku itu kelak dibaca orang banyak memang benar sebab setiap peserta akan membaca puisi tulisannya dan juga menunjukan puisinya yang terdapat dalam buku itu  pada orang lain. Tetapi kerugian yang besar bagi puisi-puisi bermutu tinggi "disejajarkan" dengan puisi bermutu standar dan masih belajar atau mungkin juga sanduran.

Dari keempat uraian awal itu, kita berharap antologi bersama mampu untuk menjawab tantangan kesusastraan kita pada masyarakat sebab kemajuan kesusastraan itu tak lepas dari pembaca, kritikus, penyedia layanan baca, dan penerbitan serta stake holder pendukung lainnya. (Bersambung, rg bagus warsono)



Penyair Sejati

 Penyair Sejati

Jangan puas dengan prestasi hebatmu, sebab karya agung tak pernah berhenti muncul di dunia sastra.

Penyair harus memiliki jiwa "haus dari kepuasan sementara. Dunia sastra tak berhenti pada karya agung seseorang. Setiap saat karya-karya agung akan muncul dari tangan-tangan penyair/penulidi seluruh dunia. Kepuasan tentu boleh saja tetapi jangan berhenti pada karya itu. Terus menulis dan menulis. Sebab ketika kita menulis di tempat lain banyak orang menulis sama dengan kita. (rg bagus warsono,2018)

Tinggalkan persaingan yg tidak perlu.

Sahabat, seringkali kita hanyut dalam persaingan yang tidak perlu. Kita harus pahami bahwa setiap hati sama memiliki nafsu, apalagi jika pada bidang yang sama. Jika kau alami persaingan di lingkunganmu, atau di daerahmu, segeralah tinggalkan persaingan itu. Sebab didalam hati ada nafsu dan keihlasan, jika timbangannya berat kepada nafsu maka bukan persaingan sehat ujungnya tetapi telah dimasuki syaitan. Tinggalkan hal-hal yang tidak perlu itu. Tetap pada tujuanmu semula. Menulis untuk memberi penyejuk hati manusia dan menulis untuk beramal ilmu dan keindahan. Suatu ketika orang-orang yang menyakitimu akan malu dan kena batunya. Mereka akan kebakaran jenggot melihat prestasimu gemilang, cemerlang. Yakinkan itu.

(rg bagus warsono,2018)

Cemohan atau ejekan itu adalah apresiasi, dari pada tidak mendapat apresiasi.

Apresiasi sangat diharapkan bahkan seburuk apa pun, sebab apresiasi itu buah dari membaca sebua karya tulis. Bodoh saja orang mengapresiasi buruk terhadap karya Denny JA sebab yang dapat untung adalah Denny JA itu sendiri bukan yang mencemoh. Jadi apresiasi apa pun sebetulnya baik buat sebuah karya sastra, hukum di dunia sastrawan adalah siapa yang banyak diperbincangkan adalah siapa yang dikenal, siapa yang banyak disebut adalah siapa yang dikenal. Mungkin saja pada saat tahun 1945 ada penyair lain selain Chair Anwar yang memiliki karya bagus tetapi tidak dikenal banyak orang, karena tulisannya hanya di majalah kecil yang sedikit di baca orang. (rg bagus warsono,2018)

Kepedihan dan kesengsaraan adalah kekebalan fisik dan jiwa.

Pembentukan fisik dan jiwa penyair dibekali juga dengan pengalaman - pengalaman yang penuh tragedi. Meski tidak pada semua orang. Bersyukur aku menjadi guru sekolah dasar. Setidaknya ada buat makan meski pun tutup lubang gali bengawan. Hal pengalaman kesengsaraan bukan barang baru apalagi menghadapi hinaan atau cobaan baru. Sama sekali tidak berpengaruh pada orang -orang yang mengalami pahit getir kehidupan. Begitu pula dalam dunia tulis-menulis, bagiku semua yang terjadi adalah kehendakNya. Dan terbiasa dengan semua kesengsaraan kepedihan termasuk hinaan, aku kini kebal. (rg bagus warsono,2018)

Syukuri apa adanya, Tuhan lebih adil. Ucapkan saja selamat kepada kawanmu yang sukses.

Yakinkan Tuhan itu maha adil. Sebetulnya ketika kita berada dalam kebahagiaan di tempat lain banyak orang yang ditimpa kemalangan. Begitu juga sebaliknya, ketika kita kita dalam kemalangan, ada kesuksesan di tempat lain. Begitu juga ketika diberi anugerah pada masa lalu sebetulnya adalah giliran yang oleh Tuhan diberi lebih dahulu, suatu saat akan mendapat giliran lagi. Tak perlu cemburu atau berkecil hati , yang penting sehat dan kita suatu ketika akan memetik hasil tanaman kita. Tetap bersemangat. (rg bagus warsono, 2018)

Lakukan yang sungguh2 meski di daerah Terpencil.

Sahabat penulis, penyair semuanya, zaman sudah sangat berubah. Dunia seperti semakin terjangkau, Indonesia sendiri sudah semakin jelas terlihat di meja. Dunia informasi semakin canggih. Gambar rumahmu dengan google map dengan titik kordinat tertentu dapat dilihat dari mana saja. Tak perlu berkecil hati sebagai penulis desa. Karyamu dapat menjangkau semua pelosok yang menggunakan internet dan bahkan dunia. Tetap sungguh-sungguh membuat karya yang bagus. Berkarya sastra bukan menjual bakso yang bumbunya itu-itu saja tetapi boleh diolah memenuhi seleraa zaman. Siapa pun akan maju dan bermanfaat meski dari daerah terpencil.

(rg bagus warsono, 2018)




Rabu, 07 September 2022

Kasih Tak Sampai

 Di lapangan rumput terlihat anak-anak TK dan bu guru yang tampak lincah bermain bersama. Terdengar riuh suara bocah-bocah itu bermain. Bu guru cantik yang sabar meladeni murid-muridnya. Semakin dekat semakin menarik perhatian, anak-anak yg kecil gembira dan tertawa. Akupun tak sadar ikut tertawa. Sampai di batas pagar lapangan mataku terus mengamati. Permainan ibu guru dan anak itu makin seru hingga tiba-tiba bola keluar lapangan hampir mengenai aku. . Bocah kecil yang agak gendut itu tampak lucu mengejar bola dan tak menghiraukan aku yang berdiri terpaku. Ketika anak itu berhasil menangkap bola, ibu guru itu menoleh kearahku dengan senyum menawan, kemudian ia bermain kembali. Ketika aku menatap kerumunan anak-anak itu, Bu guru menengok kearahku sambil mengejar bola kecil. Rupanya bola itu menggelinding ke arahku dan tak sengaja tanganku menangkap bola kecil yang hampir menyentuh kakiku. Ketika bola itu kupungut, betapa kagetnya tiba-tiba bu guru itu sudah di depanku. Aku menatap wajah bu guru yang berkeringat dengan senyum. Tanganku kemudian diulurkan memberikan bolanya. Dia mengangguk tanda terima kasih, tetapi di belakang bu guru sudah kumpul berdiri anak-anak semua, lalu mereka tepuk tangan dan tertawa.... 

(Rg Bagus Warsono, Bu Guru itu kini telah berambut putih, tetapi tertutup kerudung, sehingga senyumnya masih seperti dulu. Dan matamu terlihat tebal oleh air, seperti dilapisi kaca, air mata yg tak berbutir, seakan memberi kata-kata mengapa kita tak bersatu. Ah kasih tak sampai).



Senin, 05 September 2022

 

 Literasi adalah kemampuan seseorang dalam mengolah dan memahami informasi saat melakukan proses membaca dan menulis. Dalam perkembangannya, definisi literasi selalu berevolusi sesuai dengan tantangan zaman. Jika dulu definisi literasi adalah kemampuan membaca dan menulis. Saat ini, istilah Literasi sudah mulai digunakan dalam arti yang lebih luas. Dan sudah merambah pada praktik kultural yang berkaitan dengan persoalan sosial dan politik.

Definisi baru dari literasi menunjukkan paradigma baru dalam upaya memaknai literasi dan pembelajaran nya. Kini ungkapan literasi memiliki banyak variasi, seperti Literasi media, literasi komputer, literasi sains, literasi sekolah, dan lain sebagainya. Hakikat ber-literasi secara kritis dalam masyarakat demokratis diringkas dalam lima verba: memahami, melibati, menggunakan, menganalisis, dan mentransformasi teks. Kesemuanya merujuk pada kompetensi atau kemampuan yang lebih dari sekedar kemampuan membaca dan menulis.

Dan secara etimologis istilah literasi sendiri berasal dari bahasa Latin “literatus” yang dimana artinya adalah orang yang belajar. Dalam hal ini, literasi sangat berhubungan dengan proses membaca dan menulis.

Literasi adalah istilah umum yang merujuk kepada seperangkat kemampuan dan keterampilan individu dalam membaca, menulis, berbicara, menghitung, dan memecahkan masalah pada tingkat keahlian tertentu yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga, literasi tidak bisa dilepaskan dari kemampuan berbahasa.

Merujuk pada pendapat dari beberapa sumber berikut ini:

Menurut Elizabeth Sulzby “1986”, Literasi ialah kemampuan berbahasa yang dimiliki oleh seseorang dalam berkomunikasi “membaca, berbicara, menyimak dan menulis” dengan cara yang berbeda sesuai dengan tujuannya. Jika didefinisikan secara singkat, definisi literasi yaitu kemampuan menulis dan membaca.

Menurut Harvey J. Graff “2006”, Literasi ialah suatu kemampuan dalam diri seseorang untuk menulis dan membaca.

Menurut Jack Goody, Literasi ialah suatu kemampuan seseorang dalam membaca dan juga menulis.

Menurut kamus online Merriam – Webster, Literasi ialah suatu kemampuan atau kualitas melek aksara di dalam diri seseorang dimana di dalamnya terdapat kemampuan membaca, menulis dan juga mengenali serta memahami ide-ide secara visual.

Menurut UNESCO “The United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization”, Literasi ialah seperangkat keterampilan nyata, terutama ketrampilan dalam membaca dan menulis yang terlepas dari konteks yang mana ketrampilan itu diperoleh serta siapa yang memperolehnya.

Menurut Alberta, Literasi ialah kemampuan membaca dan menulis, menambah pengetahuan dan ketrampilan, berpikir kritis dalam memecahkan masalah, serta kemampuan berkomunikasi secara efektif yang dapat mengembangkan potensi dan berpartisipasi dalam kehidupan masyarakat.

National Institute for Literacy, mendefinisikan Literasi sebagai “kemampuan individu untuk membaca, menulis, berbicara, menghitung dan memecahkan masalah pada tingkat keahlian yang diperlukan dalam pekerjaan, keluarga dan masyarakat.” Definisi ini memaknai Literasi dari perspektif yang lebih kontekstual. Dari definisi ini terkandung makna bahwa definisi Literasi tergantung pada keterampilan yang dibutuhkan dalam lingkungan tertentu.

Education Development Center (EDC) menyatakan bahwa Literasi lebih dari sekedar kemampuan baca tulis. Namun lebih dari itu, Literasi adalah kemampuan individu untuk menggunakan segenap potensi dan skill yang dimiliki dalam hidupnya. Dengan pemahaman bahwa literasi mencakup kemampuan membaca kata dan membaca dunia.



Tentang Lumbung Puisi Sastrawan Indonesiat

 Lumbung puisi adalah kegiatan sastra rutin bagi penyair Indonesia dalam rangka mendokumenasikan karya -karya sastra khusus puisi terkini juga penyairnya, dalam usaha menjadikan pusat dokumentasi sastra terkini dan terlengkap, dan aku sendiri sebagai kuratornya.

Kegiatan ini non profit tetapi atas dasar gotong royong bagi sahabat penyair yang sudi bersama memajukan satra Indonesia.

Kegiatan ini sangat kecil namun akan menjadi besar karena penyelenggara memberikan kebebasan kepada semua peserta untuk membesarkannya karena kepemilikan kegiatan ini adalah semua peserta.

Buku Lumbung puisi adalah dokument abadi yang menjadi catatan abadi sejauh para peserta menganggap buku lumbung puisi ini penting artinya. Kami berusaha agar peningkatan mutu terus berjalan setiap waktu.

Buku lumbung puisi berisi puisi yang direkrut dari penyair sebagai wahana baca. Karena tidak dalam profit tujuannya, maka buku ini tidak diluncurkan secara besar-besaran tetapi dengan sederhana dan pengenalan melalui media yang mudah dicapai.

Lumbung puisi tidak berurusan dengan komunitas apa pun, golongan apa pun atau angkatan apa pun. Tetapi penyelenggara meminta bantuan kepada mereka-mereka yang dipandang dapat membantu serta mau membantu dengan iklas kegiatan ini.

Lumbung puisi , salah satu tujuannya menjadi dokumentasi puisi penyair terlengkap se Indonesia karena berjalan sepanjang tahun dan setelah 5 tahun dievaluasi untuk 'bendel menjadi buku besar puisi sastrawan Indonesia terkini yang memiliki kekhas-an tersendiri, diantara buku-buku serta kegiatan lain karena kami memiliki beda. (rgbagus warsono, kurator di hmgm)



Sastratama, oleh Rg Bagus Warsono

 Sastratama

Perkembangan minat masyarakat sebagai sastrawan di tahun-tahun pasca reformasi hingga tahun 2010 demikian pesat. Ribuan karya sastra berupa puisi dalam bentuk buku telah terlahir di tahun-tahun ini. Perkembangan sastra modern ini diwarnai oleh gelombang kebebasan yang ditandai masuknya era informasi digital yg banyak memberi perubahan dan kemudahan masyarakat untuk bisa mengutarakan pendapatnya melalui bentuk karya tulis seluas-luasnya. Khusus puisi sebagai bagian jenis sastra yang mudah diikuti, dibaca dan dipelajari serta dicipta menjadi pilihan terbesar masyarakat pecinta sastra indonesia.

Dari ratusan ribu puisi atau ribuan buku puisi (antologi) itu tentu terdapat banyak karya unggul yang pernah populair dan terjaga kepopulairannya. Disinilah kita memulai melihat bahwa pendokumentasian pun semakin dibutuhkan agar sejarah sastra Indonesia memiliki tanggung jawab pada generasi mendatang. Namun tentu saja ribuan karya buku puisi itu demikian tersebar dan tampak tak ada sempurna untuk mendokumentasikannya.

Bukan tidak mungkin dalam karya karya yang tersebar itu terdapat karya yang agung dan patut dijaga kelestariannya. Namun siapa yang peduli dengan ini semua. Bahasa Indonesia sebagai ibu sastra pun yang merupakan kewajiban pemerintah Republik ini tidak berbuat apa-apa kecuali oleh insan sastrawan itu sendiri.

Berangkat dari sisi inilah Lumbung Puisi Sastrawan Indonesia bersama teman-teman mencoba berbuat untuk mendokumentasikan karya terbaik agar tetap lestari.

Pendokumentasian sastra khusus puisi itu tentu membutuhkan dokumen otentik yang menjadi dasar. Sekian ribu antologi dari ratusan penerbit baik penerbit yang sudah tergolong Mayor maupun yang publshing tak mungkin terkumpul dengan baik, kecuali mereka taat kepada aturan ISBN untuk mengirimkan bukunya ke perpustakaan nasional tetapi kenyataan yang ada adalah dalam betuk file sehingga kurang begitu akrab dibaca tanpa membuka bukunya.

Buku-buku puisi yang demikian banyak itu 99 prosen diterbitkan dengan cara mandiri yang kebanyakan oleh penulisnya baik perorangan dalam bentuk antologi tunggal maupun bersama sama oleh komunitas sastra dalam bentuk antologi bersama.

Karya-karya tersebut perlu untuk dipelajari apakah benar sebagaimana dikabarkan lewat berbagai media dan aku sosial itu karya yang unggul dan agung atau hanya dengung yang kemudian berganti dengan dengung lain yang menyusul.

Sebab-sebab itulah Pendokumentasian karya puisi dilakukan secara mandiri perorangan maupun oleh kelompok kelompok komunitas. Penghargaan yang tak terhingga kepada mereka yang sudi memberikan perannya sebagai perpustakaan mandiri atas kesadaran dan sumber swadaya mandiri.

Perpustakaan-perpustakaan itulah yang kemudian memberi ryan minat baca pada masyarakat dan menumbuhkan minat baca sastra masyarakat sehingga karya sastra puisi mudah tersentuh oleh masyarakat. Dan ini tentunya peran ini patut oleh kita apresiasi.

Sastratama sebagai bentuk ucapan terima kasih itu serasa harus disampaikan pada para penggerak literasi khusus sastra ini yang dimulai dari para penyair atau sastrawannya. (rg bagus warsono, 5-09-22 bersambung)




Sabtu, 03 September 2022

"Kehidupan Sastra dan Sastrawan Kita Lebih Transparan"

 "Kehidupan Sastra dan Sastrawan Kita Lebih Transparan"

Oleh: Rg Bagus Warono

Karya sastra 2020-an semakin banyak dengan mutu pilihan baik di pasar rakyat, di mall, maupun di pasar online.

Mutu pilihan adalah pembaca bisa mengapresiasi dan evaluasi mutu karena 90 persen adalah pembaca terdidik.

'Pasar rakyat adalah karya-karya melalui komunitas berupa antologi bersama. Sedang karya'mall adalah karya buku yg ditawarkan lewat toko sebagai penerbitan mayor. Sedang karya     

'online adalah karya yg dibaca yg ditawarkan dari situs-situs akun sosial.

Jadi kehidupan sastra dan sastrawan lebih transparan.

Artinya kita bisa mengatakan karya ini bagus atau tidak karena karya itu mudah dibaca dan di temukan di masa berkembangnya penggunaan akun sosial spt facaboox, instagram, twitter, website, blog, wordpress, dll.



Sarapan Pagi: Mengelus Corong Lampu Teplok

 Sarapan Pagi:

Mengelus Corong  Lampu Teplok

Rg Bagus Warsono

Api kecil itu di lindungi corong kaca yang sudah tebal jelaga, sehingga hampir tak terlihat cahaya dari lampu teplok yang dipasang pada tiang penyangga rumah. Tiang kayu jati itu pun sudah hitam hingga langit-langit rumah.

Beruntunglah jarang sekali tamu malam hari, karena tak menyangka ada penghuninya. Jika ada pun hanya kerabat dekat mengantar makanan.

Lampu teplok juga penerang membaca di malam hari. Kemudian dikecilkan apinya dengan memutar pengerek sumbu. 

Teplok yang dulu cantik sudah kecil api kotor pula corongnya, karena tak dibersihkan. Kau tak manfaat penerang kecuali jelaga menusuk hidung.

Lampu Templok itu kemudian mendapat perhatian. Sejak si pemiliknya menyadari sebuah keindahan.

Digosoknya corong kaca itu dengan kain yang disogok kayu gagang Ilir. Berulang hingga jelaga itu hilang dan menjadi kaca transparan. Kemudian botol minyaknya di gosok sehingga tahulah batas minyak sisa.

Lampu teplok kini tampak bersih di siang hari. Karena corong luar dalam itu bersih. Transparan. Begitu juga botol minyaknya terlihat batas yang hampir menyentu mulut botol yang menjadi penyulut sumbu lampu teplok.

Di malam hari api kecil itu menerangi bilik utama rumah kecil.

Tampaklah sekarang benda benda sekitar dalam bilik itu.

Demikian lampu teplok memiliki manfaat jika mau membersihkan diri. Cobalah dari mulai dalam dan luar badanmu. Agar mampu terpancar cahaya. Meski teplok kecil dan hanya sebatas ruang tamu, yang melihat tahu kita di dalamnya. Bahwa kita meski kecil memiliki karya yang bersinar abadi. (Indramayu, 2-9-22)




Kini Ganjar Pranowo Harus Blusukan se Nusantara

 Kini Ganjar Pranowo Harus Blusukan se Nusantara Ganjar Pranowo (GP) setelah dinyatakan sebagai Capres perhatiannya tidak lagi dalam wilayah...